Sambak Online merupakan Jaringan Internet swadaya yang dirintis dan dikelola oleh pegiat dan relawan TIK yang ada di Desa Sambak Kecamatan Kajoran Magelang. Dimulai sejak tahun 2012. Kemudian sekitar tahun 2014 mulai kerjasama dengan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Sambak sampai sekarang.

Jumat, 10 Agustus 2012

Sandang Baru, Program Acara yang digemari Banyak Pendengar


MAGELANG - “Wooo……uooo…yang lalu biar berlaluuuuu……serrr…serrrr” itulah potongan iklan program yang selalu di putar tiap pagi mengawali acara. Sandang Baru adalah nama program acara tersebut. Sandang Baru merupakan singkatan dari “Sarapan Dangdut Lebar Turu” (Sarapan Dangdut sehabis Tidur).

Program Baru di Radio Suara Kampung Pintar (SKP FM) tiap pagi selama bulan Ramadhan ini di mulai pukul 05.15 – 06.30 wib. Baru beberapa hari saja, “Sandang Baru” ini langsung digemari banyak pendengar. Hal ini terlihat dari banyaknya SMS yang masuk ke nomor 0853 2900 7172 tiap acara tersebut berlangsung. Program yang di bawakan oleh Anjas, salah satu penyiar dan pengurus Radio SKP FM tersebut mendapat sambutan yang luar biasa dari para pendengar.

“Tak kurang dari 30-50 an SMS selalu masuk tiap paginya, entah itu sekedar request lagu, kirim salam ataupun menginformasikan sesuatu yang penting di lingkungannya masing-masing.” Kata Anjas.
Program acara yang juga di selingi dengan Informasi dan Berita aktual seputar Magelang tersebut memang menjadi teman warga mengawali aktifitas di pagi hari. Dengan gayanya yang kocak dan khas, Anjas mencoba menyuguhkan musik bergenre melayu atau dangdut karena dianggap lebih “merakyat” dan diterima semua kalangan.

“Ya mungkin karena musik dangdut bisa diterima di semua kalangan, jadi masyarakat yang suka lagu-lagu melayu langsung menjadi pendengar setia tiap paginya. Disamping itu, kita juga membacakan Informasi dan Berita di sela-sela lagu agar para pendengar juga mendapatkan Informasi aktual.” Pungkasnya.

Selama bulan ramadhan 1433 H tahun ini, Radio SKP FM memang mempunyai program acara khusus. Satu diantaranya adalah Sandang Baru. Kemudian program lain seperti Kajian Islami setiap sore menjelang berbuka puasa dan Senandung Religi sehabis maghrib. (mu)

Selasa, 31 Juli 2012

Internet Masuk Desa Harus Segera Terealisasi

MAGELANG - Internet masuk desa yang di gagas oleh pengelola Radio Komunitas Suara Kampung Pintar (SKP FM) harus segera terealisasi. Hal ini mengingat banyak manfaat yang akan di dapat oleh masyarakat dan para pemangku kepentingan yang ada di Desa Sambak. Usulan ini juga ternyata di sambut baik oleh Ahmad Yusuf selaku Kepala Urusan Umum (Kaur Umum) di Desa Sambak Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang.


Yusuf mengatakan, Saya secara pribadi sangat menyambut baik dengan gagasan tersebut. Karena jika internet Masuk Desa ini terwujud nantinya banyak sekali manfaat yang bisa di dapatkan oleh masayarakat dan para pemangku kepentingan. Disamping itu juga bisa di manfaatkan untuk mengakses informasi yang di butuhkan antara lain, Informasi pekerjaan, Informasi Pendidikan, pertanian dan lain sebagainya. Disamping itu juga bisa dimanfaatkan untuk promosi produk dan potensi lokal yang ada di Desa Sambak.


“Sekarang memang sudah zamannya era teknologi informasi, jadi pemanfaatan Internet harus optimal. Karena, ini tentu saja akan berpengaruh pada kehidupan perekonomian di Desa yang ujungnya adalah kesejahteraan Masyarakat. Melalui internet ini masyarakat nantinya bisa mengakses informasi yang diperlukan, dari Informasi pekerjaan sampai informasi pertanian dan lain-lain. Juga sebagai sarana komunikasi tanpa batas antar warga dan sarana promosi produk dan potensi lokal.” Kata Yusuf.


Menurut Yusuf, asalkan ada kemauan disitu pasti ada jalan. Memang kesadaran pemanfaatan Internet ini belum begitu besar dan sebagian masyarakat menganggap internet hanya sebagai media “iseng” saja. Padahal jika kita lihat dari sisi manfaat, sangat luar biasa. Nah, ini sekaligus nanti menjadi media kampanye penggunaan dan pemanfaatan Internet secara baik dan sehat jika Internet sudah masuk Desa nanti.


Biaya untuk realisasi Internet Masuk Desa ini sebenarnya tidak terlalu mahal jika mengingat manfaat yang akan di dapat nantinya. Terlebih lagi sebagian Infrastrukturnya sudah ada, seperti koneksi Internet dari ISP (Internet Service Provider) dan Tower. Tinggal menambahkan beberapa alat lagi untuk menyebarkan koneksi internet ke seluruh Desa. Jika tanpa kabel (Wireles), alat yang digunakan Antara lain Antena Omni, Router Board dan kabel UTP.


Kemudian alat untuk Penerima jika sudah mempunyai Laptop/Netbook bisa langsung tersambung, dan jika sudah mempunyai PC/Komputer Rumah, tinggal menambahkan Radio Acces Point atau menggunakan teknologi murah meriah paket Wajan Bolic.


“Alat dan biaya yang dibutuhkan sebenarnya tidak sulit dan tidak mahal jika dilihat dari sisi manfaat yang sangat besar. Rencanaya, koneksi internet akan disebarkan dari tower yang ada di Radio SKP FM ke seluruh Desa dengan tanpa kabel (wireles). Ini lebih popular dengan istilah RT RW Net yang sudah diterapkan di beberapa tempat di Indonesia. Dengan RT RW Net ini, berinternet akan jauh lebih murah karena biaya bisa ditanggung bersama-sama atau swadaya. Namun tentunya juga butuh dukungan dari berbagai pihak untuk realisasinya”. Ujar Muhammad Ainur Rofiq, Koordinator Radio SKP FM. (an)

Minggu, 22 Juli 2012

Pemdes Tidak Maksimal, Warga Suarakan Aspirasi Melalui Radio Komunitas

MAGELANG - Keberadaan Radio Komunitas Suara Kampung Pintar (SKP FM) yang ada di Desa sambak Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang di manfaatkan warga untuk menyuarakan aspirasi dan Keluhan. Aspirasi dan keluhan tersebut seputar pelayanan dan kinerja dari Pemerintah Desa (Pemdes) yang di rasakan warga kurang berjalan.

Menurut salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, selama ini warga masyarakat tidak mengetahui apa sebenarnya program yang sedang dan akan dilaksanakan. Hal ini dikarenakan tidak pernah ada musyawarah rutin terkait dengan permasalahan yang ada didesa.

“Selama ini kami tidak tahu tentang program apa saja yang ada di desa karena minim Informasi. Dan juga kami melihat tidak berjalannya fungsi kerja yang ada di pemerintahan Desa. Salah satu contoh saja misalnya, ketika kami mau mengurus surat-surat, tak jarang belum ada orang di Balai desa pada jam kantor. Ini kan sangat mengganggu layanan terhadap warga.” Ujarnya.

Masih menurut warga, realisasi dana Alokasi Dana Desa (ADD) yang ada di Desa Sambak tidak jelas peruntukkannya. Padahal sudah tiga tahun turun, namun sampai saat ini tidak diketahui kejelasan tentang hal ini. Diperparah lagi tentang data dan administrasi kependudukan yang carut marut. Padahal data kependudukan sangat penting untuk menentukan kebijakan strategis di Desa terkait dengan warga.

“Ya sebagai warga, sebenarnya hanya ingin mengetahui sejauh mana perkembangan pembangunan yang ada di Desa, tidak hanya secara fisik namun juga realisasi-realisasi lainnya. Karena kami melihat tidak ada pengorganisasian yang baik pada pemerintah Desa. Jadinya ya seperti ini, terkesan asal-asalan dan kurang transparan.” Tambah nya. 

Itulah yang disampaikan warga kepada Radio SKP FM karena dipandang satu-satunya media yang mampu meyuarakan aspirasi warga ketika fungsi Badan Perwakilan Desa (BPD) yang seharusnya bermitra dengan Pemerintah Desa tidak berjalan. Warga berharap mudah-mudahan persoalan ini tidak berlarut-larut, sehingga layanan terhadap masyarakat dan pembangunan yang ada di Desa Sambak berjalan dengan baik.

Radio SKP FM pun juga menyambut baik aspirasi dari warga ini karena memang salah satu fungsi dari Radio Komunitas adalah menjadi saluran Informasi dan aspirasi dari warga masyarakat. Radio SKP FM juga sebenarnya sudah memberikan ruang terhadap perbagai pihak termasuk pemerintah desa terkait dengan sosialisasi program dan lain sebagainya, namun belum dimanfaatkan secara optimal.

“Kami menyambut baik aspirasi dari warga tersebut, dan sebenarnya kami juga sudah memberi ruang pada pihak-pihak terkait termasuk Pemerintah desa terkait dengan sosialisasi dan lain sebagainya, namun ternyata belum di manfaatkan secara optimal”. Ujar As’ad Toha, salah satu pengurus sekaligus penyiar di Radio SKP FM. (an)

Selasa, 10 Juli 2012

Mobil Tabrak Pohon, Satu orang Tewas

MAGELANG - Sebuah kecelakaan tunggal terjadi di Desa Bambusari Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang pada Jum’at (6/7/2012) pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Menurut keterangan warga, salah seorang korban meninggal karena tidak sempat menyelamatkan diri.

 “Satu orang meninggal dan satu orang selamat setelah melompat dari mobil. Korban yang meninggal diketahui bernama Budi. Keduanya adalah warga Desa Kaliabu Kecamatan Salaman, namun lama tinggal di jakarta”. Kata salah seorang Warga.

Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan tunggal ini. Namun dugaan sementara karena mobil dalam kondisi tidak baik dan rem blong sehingga menabrak sebuah pohon di pinggir jalan. Ditambah dengan kondisi jalan yang sedikit menurun.

 “Kalau di lihat dari bekasnya, kemungkinan karena kondisi mobil rusak atu rem blong, jadi sopir tidak bisa mengendalikan kemudian menabrak pohon.” Tambah Warga. Berdasarkan pengamatan di tempat kejadian, mobil berjenis “Jeep” bernomor polisi BK 125 SM tersebut ringsek dan ban bagian depan lepas. Sampai pukul 13.00 WIB terlihat belum ada petugas yang memasang Garis Polisi di Tempat Kejadian. (rfq)

Rabu, 02 Mei 2012

Menjadi Seorang Pengusaha itu Harus “Gila”

MAGELANG - Kebanyakan orang jika ingin merintis usaha biasanya sudah takut bayangan dan hanya terpaku pada kendala. Padahal itu bukanlah suatu alasan asalkan punya kemauan yang kuat. Seorang wirausahawan itu harus “Gila”, dalam artian harus bisa beda dengan orang kebanyakan dan kreatif menciptakan inovasi-inovasi. Di dalam otak manusia itu terdapat apa yang disebut sebagai otak kanan dan otak kiri. Dalam dunia Usaha, kita harus sering menggunakan otak kanan. Karena dengan menggunakan otak kanan hal-hal “Gila” itu akan muncul.

Demikian dikatakan Cahyo Adi Wibowo, Pengusaha muda kota Magelang dalam acara sarasehan bertema “ Menumbuhkan Semangat Kewirausahaan Pemuda” yang di selenggarakan oleh Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah (PRPM) Sambak Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang bekerjasama dengan Radio Komunitas Suara Kampung Pintar (SKP FM), Sabtu malam (7/04/2012).

Pemilik “Kedai Pizza” yang sudah mempunyai 30 cabang di Jawa Tengah dan Jawa Barat ini mengatakan “Ada tiga hal yang perlu dilakukan dalam merintis sebuah usaha. Yang pertama adalah action, seorang wirausahawan itu harus segera merealisasikan keinginan usahanya. Artinya, tidak perlu banyak omong namun hasilnya tidak ada tapi justru harus mulai direalisasikan secara nyata. Seorang pengusaha itu juga harus merasakan bangkrut terlebih dahulu, karena nantinya akan semakin pintar.” Kata dia.

“Kemudian yang kedua, action. Orang yang merintis usaha tidak mungkin serta merta langsung sukses, butuh ketekunan dan keuletan. Yang ketiga, action lagi. Sarasehan dan diskusi seperti ini adalah sebuah action kecil, namun kemudian juga harus di konkritkan lagi menjadi tindakan nyata yang lebih spesifik.” Jadi kerja nyata, itu adalah kuncinya. Jatuh bangun itu sudah biasa dalam usaha.” Pungkasnya.

Usman (29), Ketua PRPM Sambak mengatakan, kegiatan seperti ini rencanya akan di selenggarakan secara rutin pada minggu pertama setiap bulannya. Jika dilihat dari antusiasme yang hadir dalam acara ini, tidak menutup kemungkinan kedepan akan lebih banyak lagi yang hadir.

Sarasehan yang dihadiri sekitar 25 orang pemuda tersebut berlangsung lancar sampai akhir acara. Acara ini juga “live on air” di Radio SKP FM pada frekuensi 107.6 MHz, jadi banyak yang mendengarkan dari rumah masing-masing. Bahkan tak jarang pendengar bertanya melalui layanan pesan singkat di nomor 0853 2900 7172 tentang kiat-kiat dalam berwirausaha dan lain sebagainya. (rfq)