Sambak Online merupakan Jaringan Internet swadaya yang dirintis dan dikelola oleh pegiat dan relawan TIK yang ada di Desa Sambak Kecamatan Kajoran Magelang. Dimulai sejak tahun 2012. Kemudian sekitar tahun 2014 mulai kerjasama dengan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Desa Sambak sampai sekarang.

Jumat, 11 Januari 2013

KPU Kabupaten Magelang Kerahkan 2380 PPDP


Kota Mungkid - KPU Kabupaten Magelang mengerahkan  2.380 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) terhadap 1.065.990 jiwa  Penduduk  Potensial Pemilih Kabupaten Magelang yang merupakan Bahan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilgub Jateng Tahun 2013.

“ Proses Coklit itu sudah dimulai sejak 6 Januari  dan akan berakhir 4 Februari 2013 mendatang. Tugas PPDP membantu PPS dalam kegiatan Coklit” Ungkap Ahmad Majidun, ketua KPU Kabupaten Magelang  yang juga membidangi divisi pemutakhiran data pemilih.

Secara riil, kegiatan Coklit adalah PPS dibantu PPDP mendatangi rumah penduduk yang masuk  Daftar Pemilih Sementara. PPDP mencatat pemilih yang didatangi apakah Memenuhi Syarat (MS) sebagai pemilih atau Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Ketentuan MS, diantaranya bila pemilih  telah berumur 17 tahun/lebih; belum 17 tahun tetapi sudah menikah; Bukan TNI/POLRI. Sementara pemilih TMS, bila saat dicoklit nyata-nyata sedang terganggu jiwanya; sedang dicabut hak pilihnya berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap; telah meninggal dunia dan telah pindah domisili.

Setelah melakukan coklit, PPDP wajib menyerahkan tanda bukti terdaftar sebagi pemilih dengan menggunakan Formulir Tanda Bukti Terdaftar Sebagai Pemilih (Form Model A.3.3-KWK.KPU) dan menempelkan sticker  Telah Terdaftar untuk masing-masing Kepala Keluarga (KK).

Dikatakannya, pemutakhiran data pemilih pilgub Jateng 2013 sedikit berbeda dengan Pilgub 5 tahun lalu. Kali ini proses pemutakhiran data pemilih didukung  sistem data berbasis website milik KPU Propinsi Jawa Tengah yang disebut “ si indi jateng” atau Sistem Informasi Data Pemilih Jawa Tengah.

Nantinya PPDP setiap minggu melaporkan hasil coklit kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) . Petugas PPS  inilah yang harus menginput data penduduk hasil coklit kedalam aplikasi excel Siindijateng.”Memang perlu ketelitian dan kehati-hatian ekstra tinggi, karena bila salah sedikit saja dalam meng-input nama pemilih atau alamat pemilih, sistem excel Siindijateng akan mendeteksi lain,” terang Majidun.(***/Red)

Sumber: KPU Kab.Magelang

Minggu, 30 Desember 2012

Jalan Sehat yang Digelar Oleh Forum Pemuda Sambak Berlangsung Meriah

MAGELANG - Jalan Sehat yang digelar oleh Forum Pemuda Desa Sambak Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang berlangsung meriah. Hal ini ditandai dengan antusiasme peserta yang hadir dalam acara tersebut. Dari anak kecil sampai orang tua turut berpartisipasi pada Minggu (30/12/2012). Acara ini dipusatkan di lapangan SD Negeri Sambak ini juga dimeriahkan oleh pengisi hiburan dan permainan di sela-sela pembagian Doorprize.

“Senang sekali, karena disamping sehat juga dapat berkumpul dengan teman-teman. Mudah-mudahan acara seperti dapat dilaksanakan setiap tahun.” Ujar Atika salah seorang peserta.
Menurut Danu Utomo, mewakili panitia dalam sambutannya mengatakan, kendati persiapan bisa dibilang cukup singkat, namun secara keseluruhan berjalan dengan lancar dan cukup meriah. Hal ini tentunya tidak lepas dari bantuan masyarakat, para donatur dan pemerintah Desa yang mendukung terselenggaranya acara ini.

“Alhamdulillah, kendati persiapan bisa dibilang cukup singkat, namun berkat dukungan dari semua pihak acara ini dapat terselenggara dengan cukup meriah. Kami mewakili panitia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, para donatur dan pemerintah desa yang telah mendukung acara ini.” Ujarnya.

Tujuan dari acara ini tak lain adalah untuk menumbuhkan kembali kesadaran tentang manfaat olah raga jalan kaki yang dewasa ini mulai ditinggalkan. Disamping itu untuk mempererat tali silaturahim antar warga yang ada di Desa Sambak. Adapun sasarannya, semua warga masyarakat Desa Sambak tidak terkecuali, dari anak-anak sampai orang tua. Juga dalam rangka tutup tahun 2012 menuju tahun baru 2013.

“Disamping untuk mempererat tali silaturahim antar warga, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kembali kesadaran tentang manfaat olah raga jalan kaki”. Pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Dahlan, Kepala Desa Sambak. Beliau mengatakan, sangat mendukung  dan memberi apresiasi yang luar bisa kepada Forum Pemuda Desa Sambak yang telah menginisiasi dan bekerja keras sehingga acara jalan sehat ini dapat berlangsung.

“Kami atas nama pemerintah desa sangat mengapresiasi kegiatan yang diadakan oleh Forum Pemuda Desa Sambak ini. Mudah-mudahan acara ini dapat menjadi sarana rekreasi dan olah raga bagi keluarga. Disamping sehat, juga dapat menjadi ajang berkumpul semua warga”. Kata dia.

Adapun  rute yang ditempuh adalah start dari Lapangan SD Negeri Sambak ke arah utara sampai pertigaan dusun sindon dan sigaung disana dibagikan kupon. Setelah mendapat kupon peserta berbalik arah menuju selatan sampai perbatasan Desa Sambak dan Madukoro. Sampai disana potongan kupon diserahkan kepaniti. Peserta kembali langi kelapangan SD Negeri Sambak.

Acara yang dimulai sekitar pukul 07.00 pagi ini berakhir sesuai rencana yakni pukul 11.00 siang sudah selesai mengingat dibayang-bayangi mendung saat siang menjelang. Disela-sela pembagian doorprize juga diisi hiburan Band SMP Muhammadiyah Sambak, Band Dusun Punduhan dan Grup Musik Afita Nada dari Dusun Jarakan Barat. (rfq)

Sabtu, 24 November 2012

LPM “Tidar 21” UMM Menggelar Diksar di Sambak


MAGELANG. Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) “Tidar 21” Universitas Muhammadiyah Magelang menggelar Pendidikan Dasar (Diksar) di Desa Sambak Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang. Sebanyak kurang lebih 38 Mahasiswa dari berbagai Jurusan ikut dalam Diksar ini. Rencananya, Diksar akan dilaksanakan 23-25 November 2012. Adapun tema yang diusung adalah”Kritisisme Dalam Profesionalitas Organisasi”.

Muhammad Syaifudin, Ketua LPM “Tidar 21” UMM mengatakan tujuan diadakannya Diksar ini adalah untuk membekali peserta agar mempunyai kemampuan dasar dalam bidang jurnalistik, fotografi dan film. Disamping itu, kegiatan diksar ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap kritis mahasiswa sebagai salah satu agen perubahan.

“Tujuan dari diadakannya diksar ini adalah untuk membekali peserta tentang dasar-dasar jurnalistik, fotografi dan film. Disamping itu juga untuk menumbuhkan sikap kritis dan profesionalitas dalam sebuah organisasi.” Katanya.

LPM UMM sendiri mempunyai tiga divisi antara lain, divisi jurnalistik, divisi fotografi dan film. “setelah tadi malam teori materi tentang fotografi, rencananya pagi ini (24/11) kita akan hunting foto keliling kampung kemudian setelah itu akan kita review bersama-sama”. Pungkasnya.

Diksar yang mengambil tempat di komplek SMP Muhammadiyah Sambak ini, dibuka sekitar pukul  16.30 wib. Kendati sempat diguyur hujan, para peserta tetap antusias datang kelokasi acara.

Muhammad Ainur Rofiq, dalam sambutannya mewakili tuan rumah mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan seperti ini. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menjadi ajang bertukar ilmu pengetahuan tentang dasar-dasar jurnalistik.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan seperti ini. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menjadi ajang tukar pengetahuan dan  menambah khasanah keilmuan tentang dasar-dasar jurnalistik.” Kata Dia. (an)

Kamis, 15 November 2012

Forum Pemuda Desa Sambak Akhirnya Terbentuk


MAGELANG - Forum Pemuda Desa Sambak Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang akhirnya terbentuk. Pertemuan yang di hadiri oleh sekitar 30-an Pemuda dari perwakilan masing-masing dusun tersebut bertempat di aula Balai Desa Sambak kamis (15/11/2012). Meski demikian, perwakilan pemuda dari salah satu dusun absen dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan ini sebagai awal kegiatan pemuda yang ada di Desa Sambak. Karena kegiatan pemuda secara kelembagaan di Desa Sambak sudah lama vakum. Meski masing-masing pemuda di masing-masing dusun sudah ada kegiatan sendiri-sendiri, tapi itu hanya bersifat lokal dusun yang bersangkutan.

“Mudah-mudahan ini menjadi awal terbentuknya forum kegiatan pemuda yang ada di Desa Sambak karena memang selama ini terlihat vakum secara kelembagaan. Diharapkan setelah ini juga ada tindak lanjut. Disamping itu, dukungan dari pemerintah Desa (pemdes) juga sangat diperlukan.” Ujar Agung Aryono, salah satu pemrakarsa acara dari Himpunan Pemuda Dusun Punduhan.

Kemudian Danu Utomo, perwakilan dari Dusun Sambak 1 mengatakan, kalau pertemuan seperti ini tidak cukup hanya satu kali saja. Mengingat sebenarnya potensi pemuda yang ada di Desa Sambak sangat beragam. Forum ini salah satunya untuk mewadahi potensi-potensi tersebut dan kemudian disalurkan ke hal-hal yang lebih postif. Acara yang di inisiasi oleh Himpunan Pemuda Punduhan Ini memang layak di apresiasi.

“Memang sebaiknya pertemuan ini tidak cukup hanya sekali ini saja, karena potensi yang bisa dikembang Pemuda ini banyak sekali. Disamping itu untuk menyalurkan kegiatan-kegiatan yang lebih postif. Acara yang di inisiasi oleh pemuda Punduhan ini memang patut kita apresiasi." Kata Dia.

Acara yang juga di hadiri oleh perwakilan pemuda, perangkat desa dan kepala dusun se-desa Sambak tersebut di mulai sekitar pukul 10.00 wib akhirnya menghasilkan beberapa kesepakatan. Satu diantaranya Forum Pemuda ini sebagai pengganti  Lembaga Persatuan Pemuda (LPP) yang pernah ada namun vakum.

"Dengan ini, Forum Pemuda Desa Sambak resmi terbentuk sebagai pengganti kepengurusan LPP yang selama ini vakum. Meskipun tidak dihadiri pengurus lama." Ujar Dahlan, Kepala Desa Sambak dalam tanggapannya.

Kepala Desa Sambak yang sedianya akan membuka acara tersebut akhirnya diurungkan mengingat waktu sudah cukup siang. Akhirnya, pembukaan acara minus kepala desa dikarenakan kepala desa terlambat hadir karena ada kepentingan lain. (***)

Rabu, 14 November 2012

Tidak Ada Seleksi PPS


Kota Mungkid - Dalam penyelenggaraan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2013, KPU Kabupaten Magelang memutuskan tidak akan membuka seleksi Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Jalan keluarnya, KPU Kabupaten Magelang melalui fasilitasi Pemda memohon bantuan kepala desa untuk menunjuk 3 orang calon PPS kepada KPU”, Kata Ahmad Majidun , MA, Ketua KPU Kabupaten Magelang selaku pemateri utama dalam forum Rakor Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) Kabupaten Magelang, di Ruang Bina Karya Setda Kabupaten Magelang, Selasa,  ( 13/11) .

Dalam rakor yang dibuka oleh Sekda Drs Utoyo dengan materi sosialisasi pemilu legislatif 2014 dan Pilgub Jateng 2013 ,  Ketua KPU Kabupaten Magelang menegaskan hal itu  tidak menyalahi ketentuan karena sesuai amanat UU No 15 tahun 2011 tentang Penyelenggara Pemilu  pasal 44 yang menyebutkan bahwa  panitia pemungutan suara terdiri  tokoh masyarakat yang ditunjuk oleh kepala desa dan BPD.

“KPU Kabupaten Magelang akan membuat SK untuk PPS dan yang melantik adalah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)”, Imbuhnya.Selain efisiensi waktu, tidak ada dibukanya seleksi PPS juga terkait efisiensi anggaran.

29 Miliar
Sementara itu, dalam forum yang sama, Sekda Kabupaten Magelang, Drs Utoyo, menyampaikan Pemkab Magelang telah menetapkan anggaran sebesar Rp. 29 Miliar untuk penyelenggaraan Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Magelang tahun 2013, untuk prediksi dua putaran.

“ Awalnya pemkab menyiapkan dana sekitar Rp. 22,5 Miliar. Namun karena ada usulan dari KPU untuk menambah dana hibah , maka ditetapkan Rp. 29 Miliar, yang dihimpun dari dana APBD selama 3 tahun mulai dari tahun 2010 hingga 2013 nanti”, Kata Utoyo dalam rapat yang diikuti oleh perwakilan seluruh SKPD ,  BUMN , BUMD dan Perguruan Tinggi di Kabupaten Magelang. (sumber: http://kpukabmagelang.com/371-no-pps )